.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
PRODUK ASURANSI SYARIAH
PILIH PRODUK & SIMULASIKAN
RUMAHKOE
MOBILKOE
MOTORKOE
SIAGAKOE
SEHATKOE

Simulasikan

Isi Data
2
Simulasikan
3
Kontribusi
RUMAHKOE
Asuransi Syariah RumahKoe adalah produk asuransi syariah untuk memberikan perlindungan terhadap rumah tinggal beserta perabotannya.    MANFAAT ASURANSI     KONTRIB...
MENGAPA SYARIAH BUMIDA
Syariah Bumida berkomitmen menjalankan prinsip syariah, Didukung Jaringan Kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, serta Produk Asuransi Syariah yang lengkap
Kantor Operasional Syariah
Jaringan Bengkel Rekanan
Jaringan Provider Rumah Sakit
JADWAL SHOLAT HARI INI
DKI Jakarta, 17 August 2026
Subuh
--:--
Duha
--:--
Dzuhur
--:--
Ashar
--:--
Maghrib
--:--
Isya
--:--
HADIS PILIHAN
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, Telah menceritakan kepada kami dari Al Laits dari 'Uqail dari Ibnu Syihab dari 'Urwah bin Az Zubair dari Aisyah -Ibu Kaum Mu'minin-, bahwasanya dia berkata: Permulaaan wahyu yang datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah dengan mimpi yang benar dalam tidur. Dan tidaklah Beliau bermimpi kecuali datang seperti cahaya subuh. Kemudian Beliau dianugerahi kecintaan untuk menyendiri, lalu Beliau memilih gua Hiro dan bertahannuts yaitu 'ibadah di malam hari dalam beberapa waktu lamanya sebelum kemudian kembali kepada keluarganya guna mempersiapkan bekal untuk bertahannuts kembali. Kemudian Beliau menemui Khadijah mempersiapkan bekal. Sampai akhirnya datang Al Haq saat Beliau di gua Hiro, Malaikat datang seraya berkata: Bacalah? Beliau menjawab: Aku tidak bisa baca. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan: Maka Malaikat itu memegangku dan memelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi: Bacalah! Beliau menjawab: Aku tidak bisa baca. Maka Malaikat itu memegangku dan memelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi: Bacalah!. Beliau menjawab: Aku tidak bisa baca. Malaikat itu memegangku kembali dan memelukku untuk ketiga kalinya dengan sangat kuat lalu melepaskanku, dan berkata lagi: (Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah). Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kembali kepada keluarganya dengan membawa kalimat wahyu tadi dalam keadaan gelisah. Beliau menemui Khadijah binti Khawailidh seraya berkata: Selimuti aku, selimuti aku!. Beliau pun diselimuti hingga hilang ketakutannya. Lalu Beliau menceritakan peristiwa yang terjadi kepada Khadijah: Aku mengkhawatirkan diriku. Maka Khadijah berkata: Demi Allah, Allah tidak akan mencelakakanmu selamanya, karena engkau adalah orang yang menyambung silaturrahim. Khadijah kemudian mengajak Beliau untuk bertemu dengan Waroqoh bin Naufal bin Asad bin Abdul 'Uzza, putra paman Khadijah, yang beragama Nasrani di masa Jahiliyyah, dia juga menulis buku dalam bahasa Ibrani, juga menulis Kitab Injil dalam Bahasa Ibrani dengan izin Allah. Saat itu Waroqoh sudah tua dan matanya buta. Khadijah berkata: Wahai putra pamanku, dengarkanlah apa yang akan disampaikan oleh putra saudaramu ini. Waroqoh berkata: Wahai putra saudaraku, apa yang sudah kamu alami. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menuturkan peristiwa yang dialaminya. Waroqoh berkata: Ini adalah Namus, seperti yang pernah Allah turunkan kepada Musa. Duhai seandainya aku masih muda dan aku masih hidup saat kamu nanti diusir oleh kaummu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: Apakah aku akan diusir mereka? Waroqoh menjawab: Iya. Karena tidak ada satu orang pun yang datang dengan membawa seperti apa yang kamu bawa ini kecuali akan disakiti (dimusuhi). Seandainya aku ada saat kejadian itu, pasti aku akan menolongmu dengan sekemampuanku. Waroqoh tidak mengalami peristiwa yang diyakininya tersebut karena lebih dahulu meninggal dunia pada masa fatroh (kekosongan) wahyu. Ibnu Syihab berkata; telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bin Abdurrahman bahwa Jabir bin Abdullah Al Anshari bertutur tentang kekosongan wahyu, sebagaimana yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ceritakan: Ketika sedang berjalan aku mendengar suara dari langit, aku memandang ke arahnya dan ternyata Malaikat yang pernah datang kepadaku di gua Hiro, duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku pun ketakutan dan pulang, dan berkata: Selimuti aku. Selimuti aku. Maka Allah Ta'ala menurunkan wahyu: (Wahai orang yang berselimut) sampai firman Allah (dan berhala-berhala tinggalkanlah). Sejak saat itu wahyu terus turun berkesinambungan. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Abdullah bin Yusuf dan Abu Shalih juga oleh Hilal bin Raddad dari Az Zuhri. Dan Yunus berkata; dan Ma'mar menyepakati bahwa dia mendapatkannya dari Az Zuhri. Hadits Riwayat Al-Bukhari kitab Permulaan Wahyu
Informasi
SYARIAH BUMIDA NEWS
.
TERIMA KASIH TELAH IKUT SERTA BERASURANSI SYARIAH
ASURANSI SYARIAH BUMIDA MERESMIKAN KANTOR CABANG BEKASI
TASYAKURAN HUT KE-52 ASURANSI BUMIDA 1967
Manager Syariah Bumida Mewakili Indonesia dalam ajang YAMA 2019
SHARIA AWARD MAJALAH INFOBANK DENGAN KATEGORI SANGAT BAGUS ATAS KINERJA KEUANGAN TAHUN 2017
PENYERAHAN ZAKAT KEPADA YDSF JAKARTA
PENYERAHAN ZAKAT PERUSAHAAN MELALUI RUMAH ZAKAT
SYARIAH BUMIDA BAYARKAN KLAIM SEBESAR 536 JUTA KEPADA KOPERASI KARYAWAN INDOCEMENT
SYARIAH BUMIDA BAYARKAN KLAIM ASURANSI PERJALANAN UMROH
SYARIAH BUMIDA MENDUKUNG PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI
PENYERAHAN ZAKAT MELALUI DAARUT TAHIID PEDULI
PENANDATANGANAN KERJASAMA DENGAN UINSI SAMARINDA
ASURANSI BUMIDA 1967 BAYARKAN KLAIM 1.2 MILYAR KEPADA BPJS KETENAGAKERJAAN
MITRA KERJA SYARIAH BUMIDA BERHASIL MENDAPATKAN PENGHARGAAN
BUMIDA SYARIAH RAIH PREDIKAT ASURANSI SYARIAH TERBAIK 2018 ASET DIATAS 100 M PENGHARGAAN MAJALAH INVESTOR DAILY
Copyrights © 2019 SyariahBumida. All Rights Reserved.